Kamis, 21 Oktober 2010

Kisah Cinta Beda Agama

posted by Angga Pradiktya Harinto di Kamis, Oktober 21, 2010
Dengerin lagunya Marcel yang Peri Cintaku deh..




di dalam hati ini hanya satu nama
yang ada di tulus hati ku ingini
kesetiaan yang indah takkan tertandingi
hanyalah dirimu satu peri cintaku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
benteng begitu tinggi sulit untuk ku gapai
huuuuuu
aku untuk kamu, kamu untuk aku
namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda
tuhan memang satu, kita yang tak sama
haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi
benteng begitu tinggi sulit untuk ku gapai
huuuuuu
aku untuk kamu, kamu untuk aku
namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda
tuhan memang satu, kita yang tak sama
haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi
bukankah cinta anugerah berikan aku kesempatan
tuk menjaganya sepenuh jiwa oooh
(aku untuk kamu, kamu untuk aku
namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda)
tuhan memang satu, kita yang tak sama
haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi
(aku untuk kamu, kamu untuk aku
namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda)
tuhan memang satu, kita yang tak sama
haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi



Kalo gak salah sih ciptaannya Yovie Widianto, udah ketebak dong kaya apa? Lagunya pasti dalem, trus harmoninya dapet banget, apalagi yang nyanyiin Marcel, Jleb ke jantung!!!!


Kali ini sih aku mau bahas isi lagunya, tentang cinta beda agama. Klise? Tapi selalu menarik, karena kebanyakan orang pasti pernah mengalami dan mempunya akhir kisah yang berbeda-beda, sesuai takdirnya..


Kalo di video klip lagu ini.. Cewenya muslim, cowonya Budha.. Yah gitu deh, cinta mereka harus berakhir karena perbedaan keyakinan, tentunya didukung dengan orang tua yang tidak setuju...


Di film cinta? Cowonya Kristen cina, cewenya islam jawa. Bukan cuma beda agama, sampe beda ras juga. Dan cinta mereka pun tidak pernah terwujud.
Di film cinta itu sendiri ditampilin kisah2 tentang pasangan beda agama. Ada yang masih berjuang pacaran, ada yang baru saja menikah, bahkan ada yang anaknya udah gede2...


Saya sendiri?
Saya selalu pacaran dengan cowo beda agama. Kebanyakan sih muslim, tapi SMA pernah sama cowo Khatolik juga, 3 tahun, long distance, dan akhirnya putus juga, karena memang BEDA. 


Saya sih gak pernah melarang pacaran beda agama. Mencintai dan dicintai itu hak asasi manusia. Dan cinta gak pernah memandang SARA. Bukannya Tuhan satu? Dan pacaran itu baru proses untuk saling mengenal satu sama lain. Jalani saja dengan baik, dan jangan sampai melenceng dari aturan, bahaya!


Dan akhirnya cinta kog yang akan mencari jalannya sendiri...
Dia akan menuju ke tempat yang paling nyaman dia tinggali. Tentu di sini ada campur tangan Tuhan. Karena tidak ada yang terjadi di dunia ini tanpa seizinnya.


Mungkin "cinta beda agama" saya berakhir. Tapi bisa saja kamu berlanjut ke pernikahan. Who knows???


Percaya saja, skenario hidupmu sudah ditentukan sejak kamu ada di dunia ini. Dan rancangan Tuhan selalu baik dan PAS.


Aku memang berpisah dengan cinta beda agamaku. Tapi sekarang aku menemukan cinta seagamaku. Untuk pertama kalinya aku punya pacar seagama. Dan semoga ini yang terakhir. Amen.


*kisshugepoke

0 comments:

Poskan Komentar

 

LIVE.LOVE.LAUGH Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea